Senin, 23 Januari 2012

TERLALU BERLEBIHAN BERHARAP

 HEEIIIHOOO....!!!!, udah sekian lama rasanya gua ngebuat blog, tp ngeblognya mah..... kayak sebodo amat. halah...( sebodo amat juga lah...). Dari semua postingan gua ni dia yang gua suka, ini memang bukan ciptaan gua, tapi karena si puisi inilah gua nyiptasin postingan puisi (halah... runyem dah), ni puisi gua COPAS dari buku, mnyentuh hati banget, mammen ni puisiii.....,,, smoga loe pada yang baca terkesima...(amiiiiin)

 TERLALU BERLEBIHAN BERHARAP

Terlalu berlebihan berharap untuk hidup tanpa rasa sakit,
adalah salah berharap untuk hidup tanpa rasa sakit,
karena rasa sakit adalah pertahanan tubuh kita,
tak peduli seberapa tak sukanya kita dan tak ada yang suka rasa sakit,
rasa sakit itu penting,
dan kpada rasa sakitlah kita harus berterimakasih,


Bagaimana lagi kita nisa tahu,
untuk mnarik tangan kita dari apai?
jari kita dari belati?
kaki kita dari duri?
rasa sakit itu penting
dan kepada rasa sakitlah kita harus berterimakasih.


Namun,
ada sejenis rasa sakit yang tidak ada gunanya,
itulah rasa sakit kronis,
itulah pasukan elite rasa sakit yang bukan untuk pertahanan,
itu adalah kekuatan yang menyerang.
Penyerang dari dalam,
penghancur kebahagiaan abadi,
penyerang ganas abagi kemampuan pribadi,
penyerbu tak kenal lelah bagi kedamaian pribadi,
dan, pelecehan berkelanjutan bagi hidup!



Rasa sakit kronis adalah aralrintang terberat bagi pikiran.
 Kadangh rasa sakit itu nyaris mustahil untuk dilampaui,
namun, kita harus tetap mencoba
dan mencoba,
dan mencoba,
sebab jika tidak, ia akan menghancurkan kita.



Dan
dari pertempuran itu akan muncul hal-hal yang baik,
kepuasan penaklukan rasa sakit,
pencapaian kebahagiaan dan kedamaian,
pada kehidupan sekalipun dirinya.
Ini sungguhlah suatu pencapaian,
pencapaian yang istimewa, sangat pribadi,
rasa akan kekuatan,
kekuatan batiniah,
yang harus dialami untuk bisadipahami.



Jadi kita semua harus menerima rasa sakit,
Sekalipun rasa sakit yang merusak.
Karena itu bagian dari segala sesuatu,
dan pikiran dapat  mengatasinya,
dan pikiran akan lebih kuat dalam mengalaminya.


~Jonathan Wilson-Fuller
 (puisi ini ditulis jonathan pd saat jonathan bru berusia 9 thn lho.....)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar